Pengurus Kota Perbasi Malang secara konsisten mengadopsi ilmu kedokteran olahraga guna meningkatkan kualitas perlindungan fisik bagi para pebasket di Jawa Timur. Langkah konkret yang diambil saat ini adalah meneliti efektivitas penggunaan alat ortotik di dalam sepatu harian pemain. Fokus dari kajian ini adalah menilai seberapa besar peran penyangga lengkung kaki dalam mendistribusikan tekanan berat badan secara merata saat melompat. Kestabilan struktur anatomi telapak bawah sangat krusial dalam mencegah cedera ligamen akibat hentakan keras mendarat di lapangan kayu, di mana riset kesehatan ini dipadukan pula dengan data pengaruh jenis sepatu agar redaman getaran mekanis pada tungkai bawah dapat dioptimalkan demi memperpanjang masa produktif karier bermain atlet.
Antropometri Telapak dan Stabilitas Kinematik
Peran penyangga bentuk lengkung kaki yang berbeda pada setiap individu memengaruhi cara tubuh meredam benturan dengan permukaan lantai. Atlet dengan kondisi kaki rata (flat foot) sering kali mengalami kelelahan otot lebih cepat dan rentan terkena radang tendon plantar fasciitis jika dipaksa melakukan gerakan melompat secara berulang tanpa bantuan bantalan tambahan.
Perbasi Malang melakukan pemindaian podometrik digital terhadap puluhan atlet remaja untuk memetakan jenis lengkungan kaki mereka. Hasil evaluasi menyarankan penggunaan sol dalam (insole) kustom yang mampu menyerap energi kejut secara proporsional guna menjaga keselarasan posisi engkel saat melakukan gerakan akselerasi maupun deselerasi mendadak.
Sosialisasi Kesehatan Serta Proteksi Dini Pemain
Data yang dihimpun dari riset mandiri ini kemudian disosialisasikan secara berkala kepada klub-klub basket di bawah naungan Perbasi Malang. Para pelatih dihimbau untuk memberikan perhatian lebih pada pemilihan ukuran dan jenis sepatu yang digunakan oleh anak didik mereka sejak usia dini.
Melalui langkah proaktif ini, tingkat absensi atlet akibat masalah persendian diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Pendekatan berbasis sains ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam membangun pondasi prestasi olahraga yang aman dan berkelanjutan di tingkat daerah.